Garebeg Mulud Keraton Yogya Digelar Sederhana, Ubarampe Dibagi ke Abdi Dalem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keraton Yogyakarta akan menggelar rangkaian Hajad Dalem Sekaten dan Garebeg Mulud Be 1960/2026 pada 26 Agustus 2026 untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada tahun ini, Garebeg Mulud digelar secara sederhana sesuai perintah Sri Sultan Hamengku Buwono X. Ini menjadi perayaan kedua yang diselenggarakan secara sederhana setelah Garebeg Besar. Tidak ada prosesi pengeluaran gunungan atau iring-iringan prajurit. Sedekah raja disimbolkan melalui pembagian ubarampe pareden kepada para abdi dalem. Rangkaian Gladhi Resik Prajurit dan Numplak Wajik ditiadakan. Namun, sejumlah prosesi Sekaten tetap dilaksanakan mulai dari Miyos Gangsa pada 19 Agustus 2026 hingga puncak pada 25 Agustus 2026 dengan pembacaan Riwayat Nabi di Masjid Gedhe yang akan dihadiri Sultan HB X. Pada pukul 19.00 WIB, Sultan akan menyebar udhik-udhik di Kompleks Masjid Gedhe. Menurut Wakil Penghageng II Kawedanan Sri Wandawa, perubahan bentuk Garebeg sudah sesuai tradisi sejarah, termasuk penyederhanaan pada masa perjuangan kemerdekaan dan penyesuaian saat pandemi Covid-19.
Bagikan
Berita terkait
Bagaimana Nasib Polisi Minta Jatah Makan ke Bolosego?
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.57
Banyak Investor Mulai Melirik JJLS Kelok 23
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.39
Polresta Yogyakarta Periksa Pemilik Food Truck yang Dipungli di Alun-Alun Kidul
kumparan · 21 September 2026 pukul 16.11
Viral Pungli di Alkid Yogya, Pengusaha Kuliner Bolosego Teriak
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 19.18