Gede Pasek Soroti Penunjukan Pratikno dan Listyo Sigit Terparkir di Istana: Dinaikkan untuk Diredam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gede Pasek Suardika, mengkritisi komposisi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Prabowo Subianto. Pasek menyoroti lonjakan jumlah anggota yang mencapai 26 orang, jauh lebih banyak dibandingkan era SBY dan Jokowi yang masing-masing hanya berjumlah sembilan orang. Ia menilai penambahan ini sebagai strategi politik untuk mengendalikan berbagai kekuatan politik secara terukur.
Pasek juga mempertanyakan konsistensi program efisiensi anggaran pemerintah, mengingat setiap anggota Wantimpres menerima tunjangan sebesar Rp 76,5 juta per bulan dari APBN. Menurutnya, formasi yang menggabungkan figur kritis dengan figur yang dekat dengan kekuasaan menunjukkan adanya upaya pembagian jabatan sekaligus peredaman potensi konflik politik melalui penempatan di satu lembaga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 08.00
Di Balik Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo: Kekuasaan Itu Tak Pernah Bercerita...
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 07.00
Dipercaya Prabowo, Logika 'Die-hardnya Jokowi' Bakal Digoyang Rocky Gerung: Kebayang Berisiknya...
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 06.00
Denny Siregar: Bagi Rocky Gerung, Jokowi Itu Perusak Konstitusi, Sedangkan Prabowo Sudah Benar...
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 00.20
Lantik Rocky Gerung, Prabowo Jadi Presiden dengan Reshuffle Terbanyak Dibanding Dua Tahun Era Jokowi
Berita terkait
Serba-serbi Prabowo Lantik 26 Wantimpres: Ada Rocky Gerung hingga Anwar Usman
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 06.00
Jadi Wantimpres, Agum Gumelar Siap Beri Masukan ke Prabowo
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 03.00
Dapat Jabatan Baru, Rocky Gerung Mau Samakan Persepsi Publik dengan Presiden
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 01.00
Jadi Watimpres, Agum Gumelar Bocorkan Masukan untuk Prabowo
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.17