Gegana Pastikan Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Bukan dari Bom
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur memastikan ledakan yang menghancurkan Depot Nasi Tempong Sri Dewi di Pakuwon City, Surabaya, bukan disebabkan bom atau bahan peledak. Hasil penyelidikan menunjukkan peristalahan ini merupakan ledakan BLEVE (Boiling Liquid Expanding Vapor Explosion) akibat penumpukan gas. Tiga tabung gas LPG 50 kg yang bocor di bagian pipa menjadi pemicu ledakan dahsyat setelah terkena sumber api. Kepala gudang menyampaikan bahwa koki sempat mencium bau gas sekitar pukul 07.00 WIB sebelum ledakan terjadi. Ledakan ini menyebabkan kerusakan pada 41 bangunan di sekitar kompleks ruko dan rumah warga, serta luka-luka pada lima orang yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Haji.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 12.42
Dampak Ledakan di Pakuwon City Surabaya: 41 Bangunan hingga Mercy Rusak
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.32
Cerita Saksi Sebelum Ledakan di Ruko Surabaya: 'Ada Bau Gas, Lalu Duarr!'
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.28
Detik-detik Ledakan di Pakuwon City Terekam CCTV, Tembok Toko Sepatu Hancur
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 11.19
5 Orang Jadi Korban Ledakan di Pakuwon City Surabaya
Berita terkait
5 Karyawan Ruko di Surabaya Alami Luka Bakar di Wajah Imbas Ledakan
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 12.38
41 Bangunan Rusak Imbas Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 11.51
Ledakan di Ruko San Antonio Surabaya, 5 Orang Terluka Dilarikan ke RS
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.07
Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Diduga Karena Kebocoran Tiga Elpiji 50 Kg
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.06