Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Geger Skandal Orang Hilang di Jeju, 4 Polisi Senior Dicopot

Skandal penutupan kasus orang hilang di Pulau Jeju, Korea Selatan, mencengkerang publik setelah seorang polisi berinisial Bu (30-an tahun) dituduh menutup kasus sebelum melakukan penyelidikan yang layak. Bu, yang bertugas di Kantor Polisi Jeju Seobu, dituduh mengklaim korban dalam kondisi selamat padahal mereka telah tewas. Salah satu kasusnya melibatkan Jang Mi Ran, wanita 37 tahun yang dilaporkan hilang sejak Mei 2026 dan jenazahnya ditemukan pada 24 Agustus 2026, 104 hari setelah dilaporkan hilang. Bu juga diduga menutup kasus orang hilang lainnya melibatkan seorang pria berusia 60-an tahun, yang jenazahnya ditemukan pada 22 Agustus 2026.

Badan Kepolisian Nasional Korsel (NPA) mengumumkan bahwa setidaknya empat perwira senior di Kantor Polisi Jeju Seobu telah dicopot dan dinonaktifkan terkait kasus ini. Mereka termasuk Kepala Kantor Polisi Jeju Seobu, Kepala Divisi Detektif, dan ketua tim kepolisian yang menangani kasus orang hilang. NPA sedang melakukan pemeriksaan internal untuk menentukan tanggung jawab para perwira senior atas kegagalan dalam komando dan pengawasan.

Bu menghadapi tuduhan pidana termasuk kelalaian dalam tugas, pemalsuan, dan penggunaan catatan elektronik resmi. Ia ditahan secara darurat pada 22 Agustus namun dibebaskan pada 24 Agustus karena penahanan tidak memenuhi syarat hukum. Pada 25 Agustus, Pengadilan Distrik Jeju menerbitkan surat penangkapan resmi untuk Bu. Para penyidik tidak menemukan bukti rekaman percakapan yang diklaim Bu lakukan dengan korban, dan rekaman CCTV penting juga hilang saat penyelidikan berlangsung.

Berita terkait