Gelombang Panas Ekstrem Melanda Eropa, Suhu Tembus 42,5 Derajat Celsius
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gelombang panas ekstrem melanda Eropa pada 13 Juli 2024, menyebabkan suhu mencapai 42,5 derajat Celsius di Chateaumeillant, Prancis. Lebih dari 135 juta orang diperkirakan menghadapi suhu di atas 35 derajat Celsius. Wilayah yang paling terdampak meliputi Prancis, Italia, Spanyol, dan Inggris. Di Paris, suhu mencapai 38 derajat Celsius, sementara di Kew Gardens, London, suhu mencapai 38,1 derajat Celsius, menjadi suhu tertinggi kelima dalam sejarah Inggris. Di Italia, suhu tinggi diperkirakan berdampak pada 29 juta orang, sementara di Spanyol, sekitar 25 juta orang terdampak. Di Inggris, suhu tinggi tercatat di 40 lokasi di bagian tengah dan selatan. Kebakaran hutan hebat melanda Gironde, Prancis, memaksa puluhan ribu orang mengungsi. Layanan kesehatan seperti NHS mengalami tekanan akibat peningkatan kasus sengatan panas. Apoteker Bailey Williamson menyatakan kondisi pasien rumah sakit sangat kritis akibat panas ekstrem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.50
Inggris Rapat Darurat, 2.800 Warga Meninggal-45 Juta Terdampak
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 05.00
China Digempur Cuaca Ekstrem, Xi Jinping Soroti Mitigasi Bencana
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 03.03
Kerugian Prancis Akibat Gelombang Panas Diperkirakan Capai 15 Miliar Euro
Berita terkait
500 Wisatawan Dievakuasi lewat Jalur Laut akibat Kebakaran Hutan di Yunani
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.46
Negara Diserang Ancaman Bahaya, Warga Diminta Tak Keluar Rumah
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.45
Rekor! Korsel Catat Suhu Tertinggi 42,5 Derajat Celsius
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.06
Setelah Jepang, Korea Selatan Kini Merasakan Hari Terpanas Sepanjang Sejarah
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 21.19