Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Peru, Warga Luka hingga Sekolah dan Rumah Rusak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo (USGS) atau 7,2 magnitudo (IGP) mengguncang selatan Peru pada Kamis (20/8) dengan kedalaman masing-masing 99 dan 108 kilometer. Setidaknya tiga orang mengalami luka ringan. Pusat gempa berjarak 40 km barat laut Upahuacho dan 800 km dari Lima. Badan Pertahanan Sipil Nasional menyatakan gempa dirasakan dengan intensitas sedang hingga kuat. Laporan awal mencatat 22 rumah, enam sekolah, dan 12 pusat kesehatan rusak. Tim tanggap darurat aktif di Puquio, Coracora (populasi 10.000 orang), Cusco, dan Arequipa. Media lokal mencatat longsor batu dan tanah di Coracora. Gempa susulan berkekuatan 4,2 magnitudo terjadi pada pukul 16.30 waktu setempat. Kejadian ini terjadi setelah dua gempa besar di Venezuela (lebih dari 6.400 korban) dan Kolombia (hampir 300 korban) dalam beberapa bulan terakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.32
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 87 Jiwa, Pengungsi Tembus 150 Ribu
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.26
Update Korban Gempa NTT: 87 Orang Meninggal Dunia
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.25
Akses Pulih, Bantuan Logistik Disalurkan ke Pulau Palue Pascagempa
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.08
Relawan Gempa NTT Meninggal Saat Salurkan Bantuan ke Masyarakat
Berita terkait
Cerita Yanti Melihat Ibu Tertimpa Tembok saat Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 03.01
Gempa Flores Hari Ini, Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.39
Potret Kerusakan Rumah Warga di Sumba usai Diguncang Gempa 6,1
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 21.00
Update Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya: 20 Rumah Rusak, 1 Warga Luka
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 16.24