Gempa Guncang NTT, Selly Gantina: Segera Penanganan ke Daerah Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Bencana ini mengakibatkan 38 orang dilaporkan meninggal dunia. Pemerintah pusat dan daerah, termasuk BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri, telah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana tersebut.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendesak pemerintah untuk memprioritaskan keselamatan manusia melalui penyisiran lokasi terdampak dan pemeriksaan puing reruntuhan guna mencari korban tambahan. Selain itu, pembukaan jalur akses sangat diperlukan agar penyaluran bantuan logistik ke daerah terdampak dapat berjalan lancar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.50
Update Gempa Flores NTT, 68 Korban Jiwa dan 213 Orang Luka-luka
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 17.29
BNPB: Terjadi 1.576 Gempa Susulan Usai Gempa 7,7 M di NTT
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
Unair Kirim Tim Aju Garda Ksatria Airlangga ke NTT, Tangani Korban Gempa
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.43
BNPB Update Korban Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka
Berita terkait
Update Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.25
Ribuan Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT, Terbanyak di Kabupaten Ngada
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 00.40
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Update Gempa NTT: 4.541 Rumah Terdampak
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52