Gempa Kuat Guncang NTT hingga Sumut dalam Sehari, Begini Penjelasan BMKG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga gempa kuat terjadi dalam sehari pada 15 Agustus 2026, masing-masing mengguncang NTT (M7.7), Simalungun (M6.4), dan Parigi Moutong (M5.9). BMKG menegaskan ketiga gempa tersebut tidak memiliki korelasi langsung satu sama lain karena terjadi di tiga sistem sumber dan tatanan tektonik yang berbeda.
Gempa NTT berkedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Back Arc Thrust Flores dengan mekanisme naik (thrust). Gempa Simalungun berkedalaman menengah akibat subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia dari bidang penunjaman. Sementara gempa Parigi Moutong berkedalaman dangkal-menengah akibat deformasi kompresi intraplate di Teluk Tomini. Ketiganya secara mekanis tidak saling memicu.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa perbedaan jumlah aftershock ketiga gempa memperkuat bahwa masing-masing melepaskan energi sesuai karakteristik patahannya. Fenomena ini disebut BMKG sebagai seismic clustering, yang wajar terjadi mengingat Indonesia memiliki banyak zona aktif sehingga beberapa segmen dapat melepas stres dalam waktu dekat namun secara independen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 06.46
Gempa Tujuh Magnitudo Guncang NTT, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.18
Sampai Kapan Gempa Susulan Guncang NTT? Ini Prediksi BMKG
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
BMKG: 2.119 Gempa Bumi Susulan Terjadi di NTT
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.55
3 Hari Belum Tersentuh Bantuan, Warga Manggarai Timur Andalkan Beras dari Reruntuhan Bangunan
Berita terkait
Gempa Bumi M5,3 Guncang Ruteng NTT, Berpusat di Darat
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.36
BMKG: Ada 15.722 gempa susulan dalam 30 hari pasca-gempa NTT
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 17.14
Pakar soal Gempa Kepulauan Seribu: Guncangan Luas Tapi Tidak Merusak
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 12.40
Gempa M6,2 Terjadi di Laut Banda Terasa hingga Kota Kupang
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.49