Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Mal Meledak dan Korban Bertambah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang selatan, pada Selasa (28/7/2026). Guncangan memicu ledakan besar di Aeon Mall Kumamoto, merobohkan bangunan, menewaskan setidaknya dua orang dan melukai puluhan lainnya. Sekitar 300.000 warga mengungsi, 48.000 rumah tanpa listrik, jalan retak, layanan kereta api dan bandara lumpuh. Tim penyelamat mengevakuasi delapan orang dari mal, menemukan dua wanita tewas, lima terluka, dan satu mengalami henti jantung. Sisi mal yang menampung sekitar 200 toko hancur, kemungkinan akibat kebocoran gas. Cerobong asap pabrik Nippon Paper runtuh, menyebabkan korban hilang. Dua rumah sakit merawat lebih dari 50 pasien, beberapa dalam kondisi serius, sementara penumpang kereta cepat juga terluka. Pabrik TSMC, Sony, Fujifilm, Tokyo Electron, dan pabrik sepeda motor Honda di Kumamoto dievakuasi atau dihentikan sementara; fasilitas TSMC tidak rusak dan mulai pulih. Otoritas memperingatkan gempa susulan hingga sepekan ke depan, risiko longsor, dan suhu hingga 34°C yang memicu peringatan panas berlebih.
Bagikan
Berita terkait
Uni Eropa Siapkan 'Mata dari Langit' untuk Bantu Cari Korban Gempa Indonesia
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 19.44
Akses Longsor Terbuka, Pencarian Korban Gempa NTT Diperluas
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.45
Mabes Polri Kerahkan Pesawat, Helikopter, dan Anjing Pelacak ke NTT
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.27
Gempa NTT, BP Taskin: Penanganan Pascagempa Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.00