Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Ini Kondisi Terkini dan Data Korbannya

Gempa bumi berpotensi 7,7 SR di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) telah menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat orang luka, menurut data terbaru BNPB hingga pukul 08.00 WIB. Korban meninggal dunia ditemukan di Kabupaten Sikka, sementara korban luka tersebar di Kabupaten Sikka dan Nagekeo. Awalnya dilaporkan dua korban meninggal, namun setelah verifikasi lapangan, data diperbarui menjadi satu orang. BNPB mengerahkan tim darurat, satu unit helikopter, serta logistik untuk mendukung penanganan di lapangan. Sekitar 2.000 warga di Nagekeo mengungsi secara mandiri akibat gempa dan peringatan dini tsunami.

Dampak sementara yang teridentifikasi meliputi dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan, satu gudang Bulog, tiga fasilitas umum rusak ringan, dan enam kantor pemerintahan terdampak. Wilayah yang merasakan guncangan meliputi NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. Di pesisis, warga melakukan evakuasi sebagai respons terhadap peringatan dini tsunami. Namun, BMKG menyatakan tidak ada kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan, sehingga peringatan dini tsunami dicabut pada pukul 07.31.30 WIB.

Hingga kini, kondisi masyarakat di Kota Bima secara umum kondusif, sementara pendataan dan verifikasi di Kabupaten Nagekeo masih berlangsung. Jalan di Nagekeo terganggu akibat kemacetan, dan listrik masih padam. BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti arahan pemerintah daerah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait