Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa M7,7 Ganggu 200 BTS di NTT, Ini Penyebab Jaringan Seluler Bisa Tumbang

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebabkan gangguan pada jaringan telekomunikasi seluler. Sebanyak 200 Base Transceiver Station (BTS) atau sekitar 16,35 persen dari total infrastruktur di 10 kabupaten dan kota terdampak tidak dapat beroperasi optimal pascagempa.

Gangguan ini dipicu oleh terputusnya pasokan aliran listrik dan kerusakan pada jalur transmisi penghubung jaringan. Tiga operator seluler, yaitu Telkomsel, XLsmart, dan Indosat, mengalami penurunan layanan di sejumlah titik. Kabupaten Sikka menjadi wilayah paling terdampak dengan 51 BTS terganggu, disusul Kabupaten Ende sebanyak 31 BTS, dan Kabupaten Flores Timur sebanyak 26 BTS.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan operator seluler untuk mempercepat pemulihan infrastruktur. Proses perbaikan teknis di lapangan difokuskan pada pemulihan konektivitas publik dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas demi memulihkan akses komunikasi warga terdampak.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait