Gempa M7,7 NTT: Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah NTT menetapkan status tanggap darurat 14 hari pasca gempa bumi M7,7 pada 15 Agustus 2026. Korban meninggal 47 orang, 101 luka-luka di tiga kabupaten terdampak. Lebih dari 6.000 warga mengungsi, terutama di Sikka (3.356 orang) dan Manggarai (2.078 orang). Data kemudian mencatat 914 rumah rusak berat, 93 sekolah, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintahan rusak. Kebutuhan darurat meliputi tenda, beras, obat, selimut, air bersih, dan genset. Akses jalan Larantuka-Maumere telah ditutup, namun jalur Ende-Nagekeo masih terputus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 10.31
Update Dampak Gempa Nagekeo NTT M 7,7: 47 Meninggal, 5 Ribu Mengungsi
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.14
Update Gempa NTT, Korban Meninggal 68 Orang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.43
Legislator Asal NTT Cerita Dampak Gempa: Warga Masih Trauma
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Update Gempa NTT, Korban Jiwa 50 Orang Lebih, Ribuan Bangunan Rusak
Berita terkait
Berita Duka, 47 Warga Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.51
Dampak Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Menjadi 47 Orang
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.05
Bertambah Lagi, Jumlah Korban Meninggal Dunia Gempa Bumi Magnitudo 7,7 NTT Jadi 38 Orang
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 16.47
Update Gempa 7,7 M di NTT: 14 Orang Tewas, Puluhan Bangunan Rusak
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.18