Gempa NTT, Gus Ipul: Keselamatan dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT pada Sabtu pagi (15/8/2026) menimbulkan 38 korban meninggal, 6 luka, serta 2 tertimbun. Kementerian Sosial (Kemensos) aktif menangani dengan melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan tim Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB). Sekitar 2.000 jiwa terdampak di wilayah Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende. Bantuan logistik senilai Rp4,52 miliar telah digerakkan dari Sentra Efata Kupang, Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT, dan Gudang Pusat Kemensos Bekasi, mencakup velbed, tenda, family kit, makanan, dan sandang. Tiga titik pengungsian sementara disiapkan di Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng. Korban meninggal akan dilunasi santunan setelah verifikasi data selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.05
Update Gempa NTT, Korban Meninggal Tembus 68 Orang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.02
6 Fakta Gempa NTT Telan Korban Puluhan Jiwa
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Kemensos Tambah Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT Via Jalur Laut
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.30
Puan Dorong Pemerintah Segera Data Korban dan Kerusakan Gempa NTT
Berita terkait
Korban Meninggal Dunia Seusai Gempa NTT 53 Orang, Kami Turut Berduka
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.52
Pilu Ibu dan Bayi Meninggal Berpelukan Tertimbun Reruntuhan saat Gempa 7,7 M NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.06
Update Gempa NTT: 48 Meninggal Dunia, Tim SAR Perluas Pencarian
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.56
Pascagempa NTT, Lebih dari 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 10.15