Gempa NTT Jadi Ujian Distribusi Energi, 11 Truk BBM Dikirim Lewat Jalur Laut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) memutus akses darat Ruteng–Labuan Bajo, mengancam pasokan bahan bakar minyak (BBM). PT Pertamina merespons dengan cepat mengalihkan distribusi ke jalur laut: dalam kurang dari dua hari, 11 truk tangki BBM dikirim via kapal feri ke Labuan Bajo. Komisaris Utama Mochamad Iriawan meninjau Fuel Terminal Labuan Bajo pada 18 Agustus 2026 dan memastikan tidak terjadi kelangkaan. Stok BBM di sebagian besar wilayah berada di atas batas normal dengan ketahanan pasokan sekitar 11 hari. Akses darat dari Reo telah pulih, namun permintaan minyak tanah meningkat sehingga Pertamina berkoordinasi untuk tambahan kuota. Wilayah Reo mengalami kerusakan aset terparah, namun personel tetap beroperasi. Solidaritas antarwilayah terlihat dengan pasokan dari Bima yang dikirim lewat laut menopang Labuan Bajo dan Ruteng. Pertamina memantau stok 24 jam dan menyiagakan pekerja untuk menjaga kelancaran distribusi. Tidak ada lagi laporan warga yang hilang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 18.57
Pertamina alihkan suplai BBM Flores, kirim 16 mobil tangki dari Bima
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.06
Pemulihan Listrik Pascagempa di NTT Dinilai Cepat Ditangani
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 10.44
Pertamina Ajak Mitra Berbagi, Gotong Royong Bantu Korban Gempa NTT
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.52
PLN, Pertamina hingga Telkom Turun Tangan Bantu Korban Gempa NTT
Berita terkait
Jaga Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Perkuat Tata Kelola Pengadaan dan Distribusi
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 08.41
Pertamina Pastikan 58 SPBU Terdampak Gempa di NTT Kembali Beroperasi
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.15
Pertamina Pulihkan 56 SPBU di Flores, Distribusi BBM Kembali Normal Usai Gempa NTT
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 10.00
Seluruh SPBU di Flores Sudah Beroperasi Kembali Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.17