Gempa NTT Jadi Ujian Distribusi Energi, 11 Truk BBM Dikirim Lewat Jalur Laut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) memutus akses darat Ruteng–Labuan Bajo, mengancam pasokan bahan bakar minyak (BBM). PT Pertamina merespons dengan cepat mengalihkan distribusi ke jalur laut: dalam kurang dari dua hari, 11 truk tangki BBM dikirim via kapal feri ke Labuan Bajo. Komisaris Utama Mochamad Iriawan meninjau Fuel Terminal Labuan Bajo pada 18 Agustus 2026 dan memastikan tidak terjadi kelangkaan. Stok BBM di sebagian besar wilayah berada di atas batas normal dengan ketahanan pasokan sekitar 11 hari. Akses darat dari Reo telah pulih, namun permintaan minyak tanah meningkat sehingga Pertamina berkoordinasi untuk tambahan kuota. Wilayah Reo mengalami kerusakan aset terparah, namun personel tetap beroperasi. Solidaritas antarwilayah terlihat dengan pasokan dari Bima yang dikirim lewat laut menopang Labuan Bajo dan Ruteng. Pertamina memantau stok 24 jam dan menyiagakan pekerja untuk menjaga kelancaran distribusi. Tidak ada lagi laporan warga yang hilang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 21.30
Tinjau Dampak Gempa, Komut Pertamina Pastikan Stok BBM NTT Aman
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 11.31
HUT Ke-81 RI, PHR Tambah Pasokan Minyak Nasional 2.128 BOPD
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 11.17
Gelar Aksi Kemanusiaan Gempa NTT di HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina: Hadir Untuk Dukung Korban Bencana
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.04
HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina Pimpin Aksi Kemanusiaan Gempa di NTT
Berita terkait
Langkah Cepat Pertamina Amankan Pasokan Energi Pascagempa NTT Diapresiasi
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.55
Armada Mobil Tangki terus Ditambah untuk Percepat Suplai BBM di Flores
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.48
35 SPBU di Flores Beroperasi Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.03
Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi untuk NTT
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.25