Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa Terkuat Dunia di RI: Bangunan Hancur Dalam 41 Detik, 1.117 Tewas

Gempa intraslab berkekuatan Mw7,4 mengguncang Kolombia pada 10 Agustus 2026, menyebabkan 250 tewas dan ribuan bangunan hancur. Gempa ini disebabkan oleh deformasi internal pada Lempeng Nazca yang menunjam di bawah Lempeng Amerika Selatan. Proses serupa pernah terjadi di Indonesia, yakni Gempa Padang-Pariaman 2009 dengan kekuatan Mw7,6. Gempa tersebut menyebabkan 1.117 tewas dan 2.180 luka. Episentrum berada 50 km barat laut Padang, hiposenter 71 km. Dalam 41 detik, sebagian besar Sumatra Barat merasakan guncangan hebat. Bangunan tidak tahan luntur ambruk cepat. Korban seperti Anuar kehilangan anaknya Adit yang kakinya terluluh lantak harus diamputasi. Faktor memperparah termasuk slab pull, tekanan tekhonik, dan kondisi tanah lunak di Kota Padang yang memperkuat gempa. Gempa juga memicu tanah longsor di Pariaman. Sehari berselang, gempa M6,6 terjadi di Sungai Penuh dengan sumber tektonik berbeda. Kombinasi kekuatan, karakteristik gelombang, dan kerentanan bangunan memperbesar dampak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait