Genburgeract, Gerakan 'Kritik Tambal Aspal' Para Pemuda Bekasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Genburgeract adalah gerakan kelima pemuda Bekasi yang terbentuk pada Januari 2026 untuk memperbaiki fasilitas umum dan jalan rusak di kota tersebut. Aksi mereka termasuk menambal jalan di 15 titik, menggambar penanda jalan rusak, membersihkan halte, dan memasang bangku di halte Komsen Jatiasih yang bertuliskan 'dibikin warga' dan 'burgeract'. Gerakan ini lahir dari keluhan pribadi anggota terkait fasilitas publik yang tidak terawat dan dampaknya pada keselamatan, seperti kecelakaan akibat jalan berlubang. Genburgeract tidak menggunakan struktur hierarkis dan lebih memilih pendekatan fleksibel dengan pembagian tugas ringan di antara lima anggota: Cornelia mengurus administrasi, Boim dan Jaka menangani operasional, Uweb fokus riset, dan Weimy bertindak sebagai talenta di depan kamera. Mereka juga terinspirasi dari gerakan seperti Pandawara dan Chattanooga Urbanist Society, lalu menyesuaikannya dengan kemampuan lokal. Dana awal aksi perbaikan jalan ditanggung masing-masing anggota sebesar Rp1,5 hingga Rp3 juta, namun kini mereka juga menerima dukungan dari warga, donasi melalui platform, dan kolaborasi dengan brand. Akibatnya, kualitas perbaikan juga meningkat—dari penggunaan aspal instan (cold mix) beralih ke beton. Genburgeract belajar secara mandiri karena tidak ada anggota dengan latar belakang teknik, namun tetap berkembang melalui eksplorasi dan eksplorasi bersama. Media sosial menjadi alat utama mereka untuk menyebarluaskan aksi dan menyuarakan kritik terhadap pemerintah yang dianggap tidak responsif terhadap kebutuhan warga. Gerakan ini juga mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah, termasuk DPRD Kota Bekasi, yang pernah bertemu dengan Genburgeract untuk mendiskusikan aksi dan memberikan apresiasi. Genburgeract menyadari peran mereka tidak boleh menggantikan tanggung jawab pemerintah, melainkan sebagai bentuk dorongan agar pemerintah lebih cepat bertindak. Mereka juga mengajak masyarakat lain, terutama generasi muda, untuk berpartisipasi dan menjaga fasilitas umum agar tetap terjaga. Fokus utama kini adalah menjaga keberlanjutan dan komitmen gerakan yang sudah berjalan sejak Januari.
Bagikan
Berita terkait
8 Penyebab Rantai Motor Kendor
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
10 Perjalanan Commuter Line Bogor Terlambat Imbas Temperan di Jalur Rel
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
Trump Ingin Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini, Sebut Korut Punya 57 Senjata Nuklir
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
Marselino Ferdinan Fokus Pulihkan Cedera Lutut, Semoga Segera Comeback
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.00