Gerakkan Ekonomi Lokal Lewat Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu Kiai Ageng Gribig digelar di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada 31 Juli 2026. Tradisi ini bermula dari Kiai Ageng Gribig (Syekh Wasibagno Timur), ulama keturunan Raja Majapahit Brawijaya V yang menyebarkan Islam di tanah Jawa melalui penyebaran penganan dari tepung beras. Tahun ini mengangkat tema 'Ingaluhur Rinasa Trusthaning Gusti', mengingatkan bahwa segala pencapaian harus dilandasi rasa tawakal dan rendah hati.
Rangkaian kegiatan dimulai 16 Juli 2026 dengan Ambuko Songsong Winadi, dilanjutkan khataman Al Qur'an, festival seni budaya selama seminggu, hingga Kirab Gunungan Apem dari kantor kecamatan menuju Masjid Gedhe Jatinom. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan 50 ribu pengunjung hadir pada puncak acara.
Tradisi ini turut menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan. Pelaku usaha mikro seperti pedagang kaki lima dan penjual oleh-oleh mengalami lonjakan pendapatan. Total sebaran apem mencapai 6-7 ton, sehingga melibatkan warga lokal maupun daerah tetangga. Sektor jasa seperti pengelola parkir, transportasi lokal, dan warung juga mendapat keuntungan dari membludaknya pengunjung.
Bagikan
Berita terkait
Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Program Gentengisasi Prabowo
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 22.04
Koperasi Ekspor Merah Putih Diresmikan, MES Jateng Didorong Naik Kelas
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.08
Gubernur Ahmad Luthfi Minta MES Jateng Gerakkan Sektor UMKM
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.18
Selain Olahraga, Setiap Jumat ASN Gunungkidul Punya Kewajiban Lain
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.00