Gerindra Kritik Pernyataan Budi Arie soal 'Patahan Sejarah': Analisis Ahistoris
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wasekjen Gerindra Kawendra Lukistian mengkritik pernyataan Budi Arie Setiadi soal 'patahan sejarah' sebagai analisis ahistoris. Ia menegaskan pemerintahan Prabowo Subianto berdiri pada konstitusi dan mandat rakyat yang sah. Kawendra menyatakan Gerindra fokus mendampingi Prabowo, bukan baru mendukung setelahnya masuk kabinet. Partai Gerindra juga menegaskan belum membahas Pemilu 2029 dan lebih fokus pada program pemerintahan. Budi Arie sebelumnya menyampaikan keraguan soal kemungkinan percepatan Pemilu 2029 dalam video dengan Jokowi, lalu mengakui menyalahkan diri dan menerima konsekuensi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.00
Gerindra: Hanya Budi Arie yang Tahu
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 18.55
Sebut Kemungkinan Percepatan Sejarah dari 2029, Budi Arie Dinilai Mimpi di Siang Bolong
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.03
Tanggapi Budi Arie, Waketum PAN Ingatkan Insting Tak Bisa Dipakai Buat Kelola Negara
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.35
Kepala Kantor Staf Presiden soal Viral Video Budi Arie: Kami Tidak Sedang Menuduh Jokowi, Tapi Biar Tak Jadi Bola Liar
Berita terkait
Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 10.46
Gerindra Merespons Intuisi Budi Arie soal Percepatan Pemilu 2029, Tegas!
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.25
Isu Percepatan Pemilu Viral, Gerindra Anggap Angin Lalu
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 07.40
PSI Sentil Budi Arie: Politik Itu Arena Perjuangan, Bukan Perjudian Demi Kejar Jabatan Menteri Lagi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 02.20