Gubernur Banten Ungkap Proses Penemuan Jasad ABK Arupadhatu hingga DNA Cocok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Banten Andra Soni memenuhi rumah ABK Arupadhatu I, Surakman, di Pulau Enggano, Bengkulu, setelah jenazahnya ditemukan pada 12 September 2026. Setelah tes DNA, jasad korban teridentifikasi sebagai putra Surakman, Yayat Suryadi. Dari delapan sampel DNA yang hilang, satu sampel cocok dengan Yayat. Keluarga sudah mengikhlaskan Surakman, dengan rencana makam di TPU Ki Demang pada 24 September 2026. Korban bersama lima jurnalis yang hendak meliput Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026, namun tidak pernah kembali. Kepolisian melakukan pemeriksaan sidik jari dan gigi, namun tidak mengidentifikasi korban hingga tes DNA dilakukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 18.16
Jenazah Kru Kapal Pembawa 5 Jurnalis DItemukan, Operasi SAR Dilanjutkan Dengan Patroli Rutin
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.20
Jasad ABK Kapal Bawa 5 Jurnalis Ditemukan, Keluarga Buka Suara
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.28
Kru Kapal Ditemukan, Operasi SAR 5 Jurnalis Hilang Tak Dibuka Lagi
JawaPos · 23 September 2026 pukul 15.00
Jenazah Mr X di Pulau Enggano Dipastikan Surakman, Kru Kapal Jurnalis Hilang Kontak
Berita terkait
Polisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.21
Polda Banten: Jasad 1 Kru Kapal Arupadhatu Cocok dengan DNA Anak
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.48
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang Dihentikan, Pemprov Banten Tetap Beri Pendampingan
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.10
Polisi Pastikan Temuan Terpal dan Jenazah di Kali Terate Bukan dari Rombongan Jurnalis Hilang
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 18.40