Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun PBNU Profesional dan Egaliter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gus Lilur mendukung penuh Gus Kikin dalam merestrukturisasi kepengurusan PBNU secara profesional, egaliter, dan representatif. Menurutnya, penilaian terhadap calon harus didasarkan pada rekam jejak, kapasitas manajerial, dan integritas, bukan pada stigma masa lalu atau afiliasi politik. Gus Lilur menekankan bahwa dinamika internal PBNU tidak boleh dikerdilkan oleh prasangka politik sempit. NU sebagai entitas multisektoral membutuhkan kapasitas kepemimpinan yang adaptif dan teruji. Ia juga menilai positif terhadap munculnya nama Lukman Edy dalam bursa Sekretaris Jenderal PBNU, mengingatkan pada rekam jejak yang bersangkutan di ranah eksekutif dan tata kelola organisasi. Gus Lilur menolak pembentukan opini publik yang mengaitkan kehadiran figur tertentu dengan narasi 'PKB Come Back', menilainya sebagai simplifikasi politik yang destruktif. Ia menegaskan bahwa kehadiran figur dengan portofolio kepemimpinan kuat seperti mantan menteri atau sekretaris jenderal organisasi nasional merupakan pemanfaatan modal manusia yang rasional. Sinergi antara Ketua Umum dan jajarannya harus dinilai dari efektivitas kerja dan komitmen terhadap khittah NU, bukan dari asumsi subjektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 10 September 2026 pukul 12.45
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus PBNU Secara Profesional dan Meritokratis
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.30
Bursa Sekjen PBNU Menghangat, Gus Lilur Minta Jangan Disederhanakan
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.24
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Kepengurusan PBNU Berbasis Meritokrasi
Berita terkait
Ucapkan Selamat ke Gus Kikin-Miftachul Akhyar, Gus Lilur: Ber-NU tanpa ber-PBNU
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 09.58
Gus Kikin Tegaskan NU Dukung Program Pemerintah
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.16
Gus Kikin Sebut Gus Gudfan Jadi Bendum Lagi: Supaya Gajian Lancar Dulu
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.05
Gus Kikin Sudah Punya Rancangan Struktur Pengurus PBNU: Segera Kita Selesaikan
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 14.39