Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Hadapi Gempuran Mobil China, Honda Belajar dari Masalah Toyota

Honda memperketat sistem pengendalian mutu untuk mencegah masalah pada mesin, komponen, dan perangkat lunak akibat semakin kompleksnya kendaraan modern. Langkah ini dilakukan agar bisa bersaing dengan produsen asal Tiongkok dan India tanpa mengorbankan keandalan produk. Menurut laporan The Drive, langkah ini disampaikan oleh Noriya Kaihara, Wakil Presiden Eksekutif Honda Motor, dan Eiji Fujimura, CEO American Honda.

Fujimura mengakui dominasi Tiongkok dalam beberapa bidang teknologi otomotif. Untuk mengejar kompetensi tersebut, Honda menempatkan tim di Tiongkok untuk mempelajari teknologi dan metode manufaktur lokal. Perubahan teknologi, terutama terkait perangkat lunak dan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS), berkembang sangat cepat sehingga Honda harus beradaptasi.

Meskipun ingin mempercepat pengembangan teknologi baru, Honda menegaskan tidak akan mengorbankan kepercayaan pelanggan. Fujimura menyatakan bahwa tingkat loyalitas pelanggan Honda cukup tinggi dan menjadi nilai kunci yang tidak boleh dikorbankan hanya untuk mengejar kecepatan pengembangan di pasar yang kompetitif.

Berita terkait