Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hampir Menjadi 'Blood Moon', Gerhana Bulan Sebagian 96 Persen Terjadi 27-28 Agustus

Pada 27–28 Agustus 2026, Bulan purnama "Sturgeon Moon" akan mengalami gerhana sebagian yang sangat dalam, dengan lebih dari 96 persen piringan Bulan masuk ke dalam bayangan utama (umbra) Bumi. Fenomena ini akan membuat Bulan tampak memerah mirip Blood Moon, meskipun tidak termasuk gerhana total sepenuhnya. Puncak gerhana terjadi pada pukul 04.12 GMT tanggal 28 Agustus 2026, dan seluruh proses berlangsung selama sekitar 5 jam 38 menit. Sekitar 12 persen populasi dunia atau sekitar 987 juta orang dapat menyaksikan seluruh fase gerhana, sementara sekitar 1,3 miliar orang dapat melihat fase sebagiannya.

Wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Afrika menjadi area dengan peluang terbaik untuk menyaksikan fenomena ini. Di Amerika Utara, puncak gerhana terlihat pada malam Kamis 27 Agustus hingga Jumat 28 Agustus, tergantung pada zona waktu. Pengamat tidak memerlukan alat khusus seperti teleskop karena gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang. Ini juga merupakan gerhana bulan sebagian pertama sejak September 2024.

Fenomena ini dianggap sebagai salah satu gerhana bulan paling mengesan yang dapat disaksikan dari Bumi sebelum gerhana total berikutnya pada Malam Tahun Baru 2028. Warna merah pada Bulan disebabkan oleh pantulan cahaya matahari yang tersaring melalui atmosfer Bumi. Meskipun tampak memerah, sekitar 3,8 persen piringan Bulan masih tidak tertutup oleh bayangan, sehingga tidak dikelaskan sebagai Blood Moon sejati.

Berita terkait