Hanura Usulkan Sistem Pemilu Legislatif Kombinasi Tertutup-Terbuka untuk 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Hanura mengusulkan sistem pemilu legislatif kombinasi proporsional tertutup dan terbuka untuk Pemilu 2029. Usulan ini disampaikan oleh Ketua Tim Satgas DPP Hanura, Patrice Rio Capella, dalam kegiatan konsolidasi partai di Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (10/8/2026). Menurut Rio, sistem proporsional terbuka saat ini berpotensi menyisihkan kader yang tekun membangun partai demi calon dengan modal finansial lebih besar. Ia menilai sistem ini membuat kontestasi pemilu seperti pasar bebas, di mana kualitas dan kontribusi tidak lagi menjadi pertimbangan utama. Hanura berharap perubahan sistem ini dapat meningkatkan kualitas anggota DPR, DPRD tingkat satu, dan tingkat dua pada pemilu mendatang. Dengan kombinasi sistem, diharapkan para kader yang membangun partai secara bertahap dan konsisten lebih dihargai dibandingkan hanya mengandalkan kekuatan modal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.50
Gencarkan Konsolidasi, Hanura Targetkan Raih Kursi DPR RI dari Sumsel di Pemilu 2029
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.13
Task Force Hanura Targetkan Konsolidasi Organisasi Rampung September 2026
Berita terkait
Hanura Harap Pembahasan RUU Pemilu Rampung Akhir 2026
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 19.51
Waketum Hanura Berharap Pembahasan RUU Pemilu Selesai Akhir 2026
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 19.23
Perkuat Mesin Partai, Hanura Minta Daerah Ganti Pengurus Pasif
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.34
Rio Capella Sentil Pengurus Hanura Gianyar: Kalau Diundang Susah, Ganti Saja!
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 19.13