Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Hotel Tembus Rp 17,9 Juta Semalam Gegara Orang Mau Lihat Gerhana

Harga hotel dan akomodasi sewa jangka pendek melonjak hingga lebih dari Rp 17,9 juta per malam di beberapa wilayah Eropa akibat antusiasme wisatawan menyaksikan gerhana matahari pada 12 Agustus. Gerhana ini terlihat di Inggris, Islandia, Spanyol bagian utara, Greenland, dan Portugal, sehingga mendorong lonjakan permintaan perjalanan.

Data Lighthouse Intelligence mencatat di Reykjavik, Islandia, harga hotel rata-rata mencapai US$1.012 per malam (dua kali lipat dari 2025), sementara akomodasi sewa jangka pendek mencapai US$1.172 per malam (naik 178%). Di Bilbao, Spanyol, harga akomodasi sewa jangka pendek mencapai US$1.088 per malam (naik 206%), dan hotel US$315 per malam (naik 35%). Santiago de Compostela, Spanyol, menjadi destinasi termurah dengan harga hotel rata-rata US$193 per malam (naik 13%).

Pelaku bisnis perhotelan memanfaatkan momen ini dengan strategi penetapan harga yang berbeda. Hotel di Islandia menetapkan harga tinggi secara spekulatif lebih dari setahun sebelumnya, lalu menurunkannya dalam tiga bulan terakhir. Sebaliknya, hotel di Spanyol bagian utara awalnya memasang harga normal dan baru menaikkan tarif saat permintaan meningkat. Data AirDNA menunjukkan bahwa sebagian besar properti di jalur totalitas gerhana mendominasi, seperti 64% dari sekitar 9.000 akomodasi sewa di Islandia dan 21% dari sekitar 365.400 listing di Spanyol.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait