Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Masker Melonjak akibat Erupsi Anak Krakatau, Warganet Protes Aksi Borong tanpa Checkout

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung sejak 6 September hingga 9 September 2026, dengan 12 kali erupsi strombolian, menyebabkan lonjakan permintaan masker di masyarakat. Namun, sejumlah oknum penjual memanfaatkan situasi ini untuk menaikkan harga masker secara drastis, sehingga memicu kemarahan warganet. Masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari polusi udara akibat abu vulkanik menyayangkan sikap penjual yang dianggap mengambil keuntungan berlebihan di tengah situasi sulit.

Sebagai bentuk protes, warganet melancarkan aksi 'borong tanpa checkout' yang viral di platform X (dulunya Twitter). Sejumlah pengguna media sosial memasukkan produk masker dengan harga selangit ke dalam keranjang belanja secara massal, namun sengaja tidak melakukan proses pembayaran atau checkout. Aksi ini dilakukan sebagai sindiran terhadap toko daring yang menaikkan harga tidak masuk akal. Gerakan kolektif ini membuat stok produk terlihat seolah-olah habis diburu pembeli, padahal transaksi tidak benar-benar terjadi.

Di sisi lain, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memantau langsung kondisi Gunung Anak Krakatau, yang meski aktivitasnya menurun, statusnya tetap pada Siaga Level III. Polda Banten dan Basarnas juga sedang menggencarkan operasi pencarian terhadap kapal cepat rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, dengan 7 orang dilaporkan hilang dan sekitar 26 personel terlibat dalam operasi pencarian.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait