Haris Rusly Moti Sebut Ada 'Kekuatan' Ingin Daur Ulang Kerusuhan di 27 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Haris Rusly Moti memperkirakan aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026 tentang pemberantasan korupsi rentan ditunggangi pihak yang ingin mendaur ulang kerusuhan Agustus 2025. Ia menuding 'kekuatan senyap' menggunakan taktik information laundering untuk memicu instabilitas sosial dan mendelegitimasi pemerintahan Presiden Prabowo. Meski demikian, Haris menyatakan tuntutan pemberantasan korupsi sejalan dengan kebijakan pemerintah, termasuk penindakan kasus MBG dan penyitaan aset oligarki. Pengemudi ojol tidak akan mudah terprovokasi mengingat aspirasanya telah didengar melalui Sufmi Dasco Ahmad.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.59
98 Resolution Network Bicara Kekuatan Senyap Daur Ulang Aksi Agustus 2025
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.11
Jelang Demo di DPR, Botok Tegaskan AMPB Tak Bawa Agenda Lengserkan Prabowo
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.17
Prabowo Bicara soal Sumber Dana Bantuan untuk Bencana RI
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 08.35
Prabowo Ungkap Sumber Dana untuk Penanganan Bencana Gempa-Karhutla RI
Berita terkait
Presiden Prabowo: Dalam 2 Tahun, Penghasilan BUMN Naik Ratusan Persen Padahal Puluhan Tahun Merugi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.20
Pesan 'Yang Nggak Sanggup Minggir' dari Prabowo untuk Menteri-menteri
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.02
Prabowo Bicara Sumber Dana Atasi Bencana hingga Datangkan Ratusan Helikopter
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 20.30
Sebut Bencana di Aceh-NTT Cepat Ditangani, Prabowo Sungguh-Sungguh
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.45