Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harmoni Energi Terbarukan dan Dampak Sosial Berkelanjutan di Lereng Dieng

PLTA Garung di kawasan Pegunungan Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, memperkuat kontribusinya sebagai pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Berkapasitas terpasang 26,4 MW, pembangkit ini memiliki dua unit turbin tipe Francis masing-masing 13,2 MW. Listrik yang dihasilkan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan sekitar 20 hingga 30 desa atau setara empat hingga enam kecamatan berukuran sedang di Jawa Tengah. Energinya disalurkan ke sistem interkoneksi Jawa-Bali untuk menjaga keandalan dan stabilitas pasokan listrik nasional, terutama saat terjadi perubahan beban. PLTA Garung dikelola PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mrica dan menjadi bagian dari upaya transisi energi menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060. Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan pengembangan EBT harus memberi manfaat berkelanjutan bagi sistem kelistrikan dan masyarakat sekitar. Senior Manager UBP Mrica Wasis Jati Waskitho menyatakan optimalisasi operasional terus dilakukan agar manfaat energi bersih dapat dirasakan berkelanjutan. Selain menyediakan listrik rendah emisi, PLN Indonesia Power UBP Mrica menjalankan program pemberdayaan masyarakat, seperti dukungan kepada Batik Shanding, sanggar batik inklusif di Wonosobo yang memberdayakan penyandang disabilitas. Melalui pendampingan, perajin difabel menghasilkan batik berkualitas yang bernilai ekonomi sekaligus melambangkan kesetaraan dan pelestarian wastra Nusantara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait