Hasil Autopsi Dokter PPDS di Siak Bunuh Diri dengan Suntik Mati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298258/original/035850400_1784163272-Dokter_PPDS_ditemukan_tewas_di_samping_RSUD_Siak.jpg)
dr. Alex Cristo Loris, dokter residen anastesi PPDS Universitas Riau di RSUD Tengku Rafian Siak, dinyatakan tewas bunuh diri dengan suntik mati. Hasil autopsi dan pemeriksaan toksikologi menunjukkan korban menyuntikkan Rocuronium Bromide ke tangan kirinya, yang menyebabkan kelumpuhan otot pernapasan dan kematian akibat asfiksia. Jasad ditemukan di semak belukar sekitar 5 meter dari pagar rumah sakit pada 14 Juli 2026 pukul 11.30 WIB. Di sekitar lokasi ditemukan tas berisi peralatan medis dan obat seperti Propofol, Fentanyl Citrate, Lidocaine, dan Rocuronium. Rekaman CCTV menunjukkan korban berjalan sendiri ke lokasi kejadian, tidak ada orang lain terlibat. Penyidik menyimpulkan tidak ada tanda-tanda pembunuhan, dan luka di kepala korban tidak memengaruhi penyebab kematian. Laboratorium forensik juga memastikan DNA pada jarum suntik cocok dengan korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.06
Keluarga Mengaku Temukan Lebam di Jasad Mantan Istri Polisi Medan
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.48
Hasil Autopsi Eks Istri Polisi Tewas di Medan: Satu Tembakan di Kepala
Berita terkait
Bukan Harimau Sumatra, BBKSDA Riau Cek Jejak Tapir di Kampung Langkai Siak
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.00
Kelakuan Jamal Rekayasa Kematian Wanita di Pelalawan
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.18
Studi: Screen Time Berlebihan Memicu Pikiran Bunuh Diri Mahasiswa
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.17
Mendagri Perkuat Keamanan Siber untuk Digitalisasi Akta Kelahiran
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 21.27