Headway KRL Green Line Bakal Dipangkas karena Penumpang Membeludak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KAI Commuter akan memangkas headway KRL rute Rangkasbitung (green line) dari 10-15 menit menjadi 4-5 menit. Langkah ini diambil untuk mengatasi lonjakan penumpang dan pertumbuhan pemukiman di sepanjang lintas Tanah Abang - Rangkasbitung. Saat ini, rata-rata penumpang harian mencapai 245.085 orang dengan tingkat okupansi puncak mencapai 161 persen, tertinggi dibandingkan lintas Bogor dan Bekasi/Cikarang.
Untuk mendukung kebijakan ini, KAI meningkatkan sarana prasarana melalui pemasangan 5 gardu traksi dan uprating 9 gardu lainnya pada 2026. Targetnya, pada semester 1 tahun 2027, seluruh rangkaian kereta di jalur green line akan menggunakan formasi 12 gerbong (SF12) guna meningkatkan kapasitas angkut penumpang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.38
3 KRL Buatan INKA Kembali Beroperasi, 4 Rangkaian Menyusul
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.51
Penumpang Hamil Melahirkan di Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.05
KAI Commuter Operasikan Kembali 1 KRL Buatan Lokal di Lintas Bogor
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 19.34
KRL Rangkasbitung Bakal Lebih Sering, Jeda Kereta Jadi 5 Menit
Berita terkait
KAI Commuter Ungkap Penyebab Penumpang Lansia BAB di KRL hingga Viral
Detik.com · 13 September 2026 pukul 10.16
Sikap KAI Commuter soal Viral Ibu Hirup Kamper
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 08.22
Anker Ngeluh Jumlah Perjalanan Dikurangi Bikin KRL Jakarta-Bogor Makin Penuh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 19.11
3 Trainset KRL INKA Kembali Operasi Usai Ditarik Masuk Bengkel
Detik.com · 25 September 2026 pukul 14.35