Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Helikopter Chinook Jepang Sudah Beroperasi Padamkan Karhutla Meski Sempat Terkendala

Tiga helikopter Chinook milik Jepang yang ditujukan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat akhirnya mulai beroperasi secara penuh setelah sempat terkendala akibat asap tebal yang mengurangi jarak pandang. Menurut Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, operasional helikopter tersebut dimulai pada Rabu (16 September 2026), dengan satu sortie penerbangan pada hari pertama. Pada Kamis (17 September 2026), dua dari tiga helikopter berhasil melaksanakan water bombing masing-masing dengan satu sortie. BNPB mengharapkan keesokan harinya, ketiga helikopter dapat kembali terbang dan meningkatkan jumlah sortie untuk mempercepat pemadaman.

Di Kalimantan Barat, data terbaru menunjukkan terdapat tujuh titik api dengan total lahan terbakar mencapai 122,9 hektare. Dari luas area tersebut, 65,6 hektare sudah berhasil dipadamkan, sementara sisanya sebesar 57,3 hektare masih dalam proses pemadaman. Untuk mendukung upaya ini, BNPB telah menggerakkan sebanyak 14.759 orang petugas pemadam karhutla yang tergabung dalam Satuan Tugas Dara. Di samping itu, 5 unit alat pengupau udara (alut) digunakan untuk patroli dan 9 unit water bombing siap mendukung operasional udara.

Hujan yang turun di beberapa wilayah seperti Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, Landak, Sambas, Sekadau, Sanggau, dan Bengkayang memberi harapan agar keadaan membaik. BNPB berharap tidak ada penambahan titik api baru dan luasan lahan terbakar terus berkurang seiring dukungan alih dari alam dan bantuan operasional yang ditingkatkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait