Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 4 Orang Tewas-Ribuan Terjebak di Bandara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hujan ekstrem di Jepang timur, khususnya di prefektur Chiba, menyebabkan setidaknya empat orang tewas dan ribuan orang terjebak di Bandara Narita selama beberapa malam. Hujan deras yang disebut sebagai "yang belum pernah terjadi sebelumnya" memicu peringatan tanah longsor, pemadaman listrik, dan penghentian layanan kereta api. Otoritas menerbitkan peringatan hujan tingkat tertinggi untuk wilayah tersebut. Hingga Jumat siang, NHK melaporkan tambahan dua korban, menyampaikan total enam orang tewas. Hampir 26.000 rumah tangga di Chiba kehilangan listrik, dan 45 rumah terendam banjir di kota seperti Ichikawa, Kashiwa, dan Sakura. Di Bandara Narita, sekitar 6.000 penumpang terjebak semalaman, dengan staf bandara memberikan air, makanan, dan kantong tidur gratis. Para pengguna media sosial juga melaporkan ratusan orang terlantar di stasiun Chiba akibat penghentian kereta api.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 06.30
Ribuan Penumpang Luntang-Lantung di Bandara, Terjebak Banjir Dahsyat
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.58
PLN Lakukan Pemulihan Kelistrikan Pascagempa M7.0 di Laut Flores
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.00
Jepang Lumpuh, 22.000 Warga Mati Lampu-7.000 Terjebak di Bandara
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.25
6 Orang Tewas dan Ribuan Warga Terjebak saat Jepang Dilanda Hujan Terparah
Berita terkait
Topan Dujuan Tewaskan 4 Orang di Jepang, 45.000 Rumah Tanpa Listrik
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.18
Topan Dujuan Hantam Jepang, 4 Orang Tewas
kumparan · 22 September 2026 pukul 15.10
Bencana Hantam Jepang, 2 Tewas-46.000 Rumah Mati Lampu
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.40
Foto: Diterjang Angin Topan Dujuan, 50 Ribu Warga Jepang Mati Listrik
kumparan · 22 September 2026 pukul 12.18