Hukum Taat kepada Pemimpin, Wajib Loyal Selama Tidak Diperintah Bermaksiat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel ini menjelaskan konsep loyalitas kepada pemimpin dalam Islam, yang menjadi landasan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Menurut prinsip ini, wajib taat kepada Ulil Amri (pemimpin) selama mereka memerintahkan taat kepada Allah atau melarang dari maksiat. Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumuddin menyatakan bahwa agama dan kekuasaan adalah saudara kembar, di mana agama sebagai landasan dan kekuasaan sebagai pengawalnya. Amirul Mukminin Umar bin Khatab juga menekankan bahwa tidak ada agama tanpa jamaah, tidak ada jamaah tanpa kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan tanpa ketaatan. Nabi Muhammad SAW pernah menjelaskan bahwa seorang pemimpin yang menuntut haknya tetapi tidak memberikan hak orang lain tetap harus ditaati. Hadis riwayat Muslim menyatakan bahwa pimpinan akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya terhadap rakyatnya, sementara rakyat bertanggung jawab atas ketaatan dan pelaksanaan hak-haknya. Artinya, sebenci apapun sikap seorang pimpinan, selama tidak mendorong maksiat, wajib untuk tetap loyal karena loyalitas adalah kewajiban yang akan ditimbang di akhirat. Imam Al-Muzani menambahkan bahwa ketaatan kepada pemimpin hanya wajib dalam hal-hal yang disetujui Allah, dan dilarang mengikuti perintah yang mengandung maksiat. Juga dilarang melakukan pemberontakan (khurujj) meskipun pemerintah bersikap tidak adil. Sebaliknya, pemerintah yang tidak adil diharapkan kembali ke jalan yang benar agar dapat memberikan kasih sayang kepada rakyatnya.", "tags": ["islam", "loyalitas", "kepemimpinan", "taat", "agama"]}</arg_value>
Bagikan
Berita terkait
Jepang Siapkan Misi Ambisius ke Bulan Mars, Incar Sampel untuk Ungkap Asal-usul Tata Surya
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 04.15
Bentrok 2 Kelompok Pemuda di Makassar, Satu Motor Dibakar, 5 Orang Ditangkap Polisi
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 04.00
Hasil La Liga: Racing Santander vs Villarreal, Sempat Tertinggal 2-0, Kapal Selam Kuning Curi Poin di El Sardinero
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 03.57
Teknologi AI Bantu Deteksi Dini dan Personalisasi Perawatan Rambut Rontok
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 03.55