Humanitarian Update Perkuat Kolaborasi untuk Respons Kemanusiaan yang Lebih Efektif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam rangka memperingati Hari Kemanusiaan Dunia 2026, Human Initiative menggelar Humanitarian Update bertajuk "Krisis Kemanusiaan Hari Ini: Apa yang Terjadi & Bagaimana Kita Merespons Bersama?". Acara ini mempertemukan organisasi kemanusiaan, lembaga filantropi, pemerintah, akademisi, dan mitra untuk bertukar pandangan tentang tantangan kemanusiaan dan pentingnya kolaborasi dalam respons. Vice President Human Initiative, Andjar Radite, menekankan bahwa setiap krisis berdampak pada kehidupan manusia, sehingga respons harus menjaga martabat masyarakat dan melibatkan berbagai pihak sesuai kapasitasnya.
Andjar Radite menyatakan bahwa kualitas respons kemanusiaan tidak hanya bergantung pada kecepatan penyaluran bantuan, tetapi juga pada ketepatan sasaran, keamanan, inklusivitas, dan akuntabilitas. Ia menambahkan, "Kita mungkin tidak mampu mencegah seluruh krisis, namun kita dapat memastikan bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapinya sendiri." Andjar juga menegaskan bahwa meskipun satu forum tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan, langkah yang lebih terkoordinasi, berani, dan manusiawi dapat dimulai dari diskusi tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Kemensos Bangun Dapur Umum dan Salurkan 30 Ton Beras-5.500 Sembako ke NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.21
Penanganan Dampak Gempa NTT, Pemerintah Fokus Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar Masyarakat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.24
Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Padang Panjang Salurkan Bantuan bagi Veteran dan Janda Veteran
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.00
Polri Kirim 2,5 Ton Logistik dan 10 Anjing K9 untuk Bantu Pencarian Korban Gempa NTT
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 19.33