I.League Hapus Aturan Wajib U-23, Siapkan Insentif untuk Cetak Lamine Yamal Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

I.League menghapus aturan wajib pemain U-23 dalam pertandingan resmi mulai musim 2026/2027. Sebelumnya, pada musim 2025/2026, setiap klub Super League diwajibkan menurunkan minimal satu pemain lokal U-23 sebagai starter dengan minimal 45 menit bermain. Direktur Utama I.League Ferry Paulus menjelaskan penghapusan ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Sebagai pengganti, I.League memperkenalkan insentif finansial bagi klub yang sukarela memberi menit bermain kepada pemain muda. Semakin muda usia pemain yang dimainkan, semakin besar insentif yang diberikan. Kebijatan ini mengacu pada tren global sepak bola di mana pemain bintang semakin muda, seperti Lamine Yamal yang debut profesional pada usia 15 tahun 9 bulan. Hingga kini berusia 19 tahun, Yamal telah mencatat 152 penampilan dan 64 kontribusi (49 gol, 15 assist) bersama Barcelona, serta membantu Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 dan Piala Eropa 2024.
Bagikan
Berita terkait
Ferry Paulus Mimpikan Klub-Klub Super League Lahirkan Lamine Yamal "Made in Indonesia"
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 22.02
I.League Naikkan Subsidi Klub Jadi Rp27 Miliar, Siapkan Insentif Pemain Muda
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.20
PSIM Yogyakarta Usung Tema ‘Njaga Marwah, Ngrumat Sejarah’ di Launching Tim
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 21.41
Nasib Borneo FC vs Persija di Tengah Karhutla Terungkap, I League Buka Suara
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.31