IHSG Kamis Berpotensi Melemah Lagi, Simak Saham-saham yang Direkomendasikan Analis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah lagi pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026, setelalui penurunan 0,86 persen atau 55 poin ke level 6.394,12 pada hari sebelumnya. Penyebab utama pelemahan adalah meningkatnya Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia sebesar 4,4 persen secara tahunan (YoY) mencapai 453,4 miliar dolar AS pada kuartal II 2026. Selain itu, aksi profit taking setelah kenaikan signifikan sebelumnya dan koreksi saham BYAN sebesar 9,41 persen juga mendatangkan tekanan. Tekanan juga datang dari sektor energi yang turun 1,17 persen dan pelemahan mayoritas bursa Asia. Dari sisi domestik, pasar merespons keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate di 5,75 persen sesuai ekspektasi. Investor juga mencermati penundaan FTSE dalam menambahkan konstituen baru Indonesia hingga Desember 2026, yang berpotensi menjadi sentimen negatif bagi aliran dana asing. Di sisi eksternal, kenaikan harga minyak Brent hingga sekitar 91 dolar AS per barel menjadi perhatian seiring ketidakpastian pembukaan Selat Hormuz dan meningkatnya tensi AS-Iran, yang menambah risiko inflasi dan kebijakan moneter global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.55
IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.33
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 12.09
IHSG Sesi I Melemah 0,60 Persen ke 6.411
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.31
IHSG Semringah ke 6.449 usai Long Weekend 17-an
Berita terkait
IHSG Kamis Rawan Terkoreksi, Tiga Saham Ini Layak Diperhartikan Investor
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 07.07
IHSG Rabu Diproyeksi Menguat Terbatas, Saham-saham Ini Layak Diperhatikan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 07.07
IHSG Senin Diprediksi Bergerak Positif, Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan Investor
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 07.07
IHSG Jumat Diprediki Menguat Lagi, Cek Rekomendasi Saham Analis Berikut Ini
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 07.07