Ikut Dampingi Prabowo ke Rusia, Bahlil: Kami Perjuangkan Minyak-BBM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memperjuangkan pasokan minyak mentah dan BBM dari Rusia saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengikuti Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia. Indonesia perlu impor sekitar 1 juta barel minyak per hari, sementara produksi dalam negeri hanya mencapai 600.000-610.000 barel per hari. Sekitar 20-25% impor minyak mentah melewati Selat Hormuz, sehingga pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan dengan mengamankan pasokan dari Rusia. Harga minyak dunia pernah mencapai US$106 per barel, jauh di atas asumsi APBN sebesar US$70 per barel. Untuk menekan biaya, pemerintat mengalihkan sumber pasokan dari Timur Tengah ke Afrika, Angola, dan Rusia. Impor dilakukan melalui BLU Lemigas, bukan PT Pertamina, sesuai Perpres Nomor 26 Tahun 2026. Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo menyampaikan komitmen Rusia mengirimkan 150 juta barel minyak mentah dengan harga khusus, yang merupakan hasil pertemuan Prabowo dengan Presiden Putin di Moskow. Pemerintah juga menjamin harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan hingga 31 Desember 2026.
Bagikan
Berita terkait
Qodari Ungkap Misi di Balik Kunjungan Prabowo ke Rusia: Buka Peluang Ekonomi Indonesia
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.44
Presiden Prabowo ke Rusia Disorot Media Internasional, Fakta Karhutla Ini Justru Terlewat
JawaPos · 6 September 2026 pukul 15.00
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah
kumparan · 4 September 2026 pukul 21.48
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Eastern Economic Forum Rusia
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.21