Ilmuwan Ciptakan 'Pistol Plasma', Solusi Cuci Baju Astronot di Stasiun Luar Angkasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para ilmuwan telah mengembangkan 'pistol plasma' yang dapat mencuci pakaian astronot di luar angkasa tanpa menggunakan air. Alat portabel ini memancarkan gas terionisasi atau plasma dingin berenergi tinggi untuk memecah kotoran, menghilangkan bau, dan membunuh bakteri pada serat kain tanpa merusak tekstur bahan. Proses pembersihan ini cepat dan tidak meninggalkan residu basah, sehingga pakaian dapat digunakan kembali segera setelah selesai.
Selama ini, para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) tidak memiliki fasilitas mencuci pakaian. Mereka terpaksa mengenakan pakaian yang sama selama berbulan-bulan sebelum membuangnya ke atmosfer Bumi. Hal ini sangat tidak efisien karena biaya peluncuran setiap kilogram muatan ke luar angkasa sangat mahal. Teknologi pistol plasma diharapkan menjadi solusi untuk efisiensi muatan dan meningkatkan sanitasi pakaian astronot.
Inovasi ini penting tidak hanya untuk misi di orbit rendah Bumi, tetapi juga untuk penjelajahan antariksa jarak jauh seperti ke Bulan atau Mars. Dalam misi jangka panjang, kemampuan untuk mendaur ulang dan membersihkan perlengkapan secara mandiri di atas wahana antariksa menjadi krusial untuk kelangsungan hidup dan kenyamanan kru. Para peneliti sedang mengoptimalkan ukuran dan efisiensi daya alat agar siap untuk penggunaan praktis di masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Astronaut Curhat Susahnya Punya Rambut Keriting di Luar Angkasa
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.00
Stasiun Luar Angkasa Tiangong Melintas Terang di Amerika Serikat, Begini Cara Melihatnya
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 14.00
Google Mulai Bayar Berita, Sadar Internet Bisa Sepi
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 07.05
BYD Buka Lowongan Kerja, Dicari Lulusan S1 Berpengalaman
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 06.05