Ilmuwan Ungkap Jaringan Jamur di Bawah Tanah Bumi Mencapai 11.000 Tahun Cahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ilmuwan internasional dipimpin Society for the Protection of Underground Networks (SPUN) berhasil memetakan jaringan jamur mikoriza arbuskula (AM) di lapisan tanah bagian atas Bumi. Berdasarkan data dari lebih dari 16.000 sampel tanah di berbagai wilayah, total panjang hifa jamur AM diperkirakan mencapai 110 kuadriliun kilometer, setara dengan 11.000 tahun cahaya jika dibentangkan. Rata-rata kepadatannya adalah 4,4 meter hifa per sentimeter kubik tanah. Jaringan ini menyimpan sekitar 300 megaton karbon, empat hingga enam kali massa tubuh manusia di Bumi. Jamur AM membantu tanaman mendapatkan air dan nutrisi, sementara tanaman menyediakan karbon hasil fotosintesis. Jaringan ini berasosiasi dengan 70 persen spesies tumbuhan darah.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Ungkap Jaringan Jamur Bawah Tanah Sepanjang 11.000 Tahun Cahaya
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.29
IKPI Bangun Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem Perpajakan Nasional
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 15.25
Wamen Nezar: Digitalisasi UMKM Tak Cukup Go Digital, Harus Go Produktif dan Kompetitif
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 14.41
Kemenperin perkuat kemitraan IKM dan RPH pacu ekosistem halal
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 13.59