Imbas Demo Pelajar, Ratusan Sekolah di Prancis Diliburkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan sekolah menengah di Prancis ditutup pada Senin (5/10) karena protes pelajar yang berkembang menjadi ancaman keamanan. Aksi protes dimulai 17 September di Paris awalnya terkait kondisi sekolah buruk, ketidakhadiran guru, jam belajar panjang, dan minimnya pendinginan ruangan. Dalam tiga bulan terakhir, protes mencapai skala nasional dengan bentrokan, 24 sekolah dibakar/rusak, 78 staf pengajar cedera, dan lebih dari 5.000 orang ditangkap. Pemerintah menuding kelompok aktivis kiri radikal menyusup gerakan siswa. Menteri Pendidikan memutuskan penutupan 400-500 sekolah sebagai langkah pencegahan aksi kekerasan yang diprotes kembali pada Selasa (6/10). Presiden Ile-de-France menutup lebih dari 3/4 sekolah di sekitar Paris.
Bagikan
Berita terkait
Asap Karhutla Indonesia Makin Parah, Malaysia Tutup 647 Sekolah di Sarawak
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 23.18
Wartawan 'Bodrex' Buat Onar di Sekolah Sukabumi, PGRI Jabar Siap Proses Hukum Tanpa Ampun
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 18.37
Gerakan Mahasiswa Hidayatullah Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 23.13
Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Jeje Soroti Penggunaan Dana BOS SMPN 2 Ngamprah
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.55