Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Skuad Persebaya Pulang Lewat Jalur Darat dan Laut

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik, memaksa Tim Sepak Bola Persebaya Surabaya (Skuad Bajul Ijo) untuk mengubah rencana kepulangan dari jalur udara ke jalur darat dan laut. Rombongan tim yang tadinya berencana terbang kembali ke Surabaya, kini harus berangkat dari Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni, menyeberang ke Pelabuhan Merak Banten, lalu melanjutkan perjourneyan dengan bus menuju Surabaya. Perjalanan ini jauh lebih lama dan melelahkan dibandingkan menggunakan pesawat. Tim telah berangkat Minggu pagi pukul 07.00 WIB dan diperkirakan memakan waktu berjam-jam lamanya.

Akibat erupsi gunung berapi ini, total 209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dan 24 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan. Selain itu, BMKG juga memberikan peringatan dini mengenai angin kencang di beberapa provinsi termasuk Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, dan Kalimantan Barat. Pemkot Tangerang juga mengimbau warga untuk menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan akibat penyebaran abu vulkanik.

Meskipun menghadapi perjalanan yang panjang dan melelahkan, manajemen Persebaya tetap memantau kondisi tim agar pemain dan staf tetap bugar serta fokus. Upaya ini dilakukan agar para pemain dapat segera pulih dan siap kembali untuk agenda tim setelah tiba di Surabaya. Situasi ini menjadi pengalaman baru bagi skuad dalam menghadapi dampak bencana alam.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait