INALAC 2026 Siap Digelar di Chile, RI Incar Pasar Amerika Latin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia akan menggelar Indonesia-Latin American and the Caribbean (INA-LAC) Business Mission 2026 di Santiago, Chile, pada 1-2 Oktober 2026. Misi bisnis ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang digelar di Lima, Peru (2024) dan Sao Paulo, Brasil (2025). Acara ini bertujuan membuka akses perdagangan dan investasi Indonesia di kawasan Amerika Latin dan Karibia yang meliputi 33 negara dengan populasi sekitar 670 juta jiwa. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Grata Endah Werdaningtyas menyatakan bahwa perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut masih hanya mencapai sekitar 3 persen dari total perdagangan global Indonesia. Pada 2025, ekspor Indonesia ke Amlatkar mencapai USD 7,48 miliar, sementara impor mencapai USD 8,5 miliar. Sebanyak 21 perusahaan Indonesia dari berbagai sektor seperti makanan-minuman, farmasi, otomotif, energi, dan industri strategis akan berpartisipasi dalam INALAC 2026. Para peserta akan mengikuti kunjungan industri, presentasi bisnis, dan pertemuan bisnis dengan mitra dari Chile dan kawasan Amlatkar. Pada INALAC 2025, berhasil dicatatkan transaksi konkret senilai USD 297 juta dan potensi transaksi USD 284 juta. Kementerian Luar Negeri juga akan menggelar INA-LAC Energy and Mining Business Forum untuk mendorong kerja sama sektor energi dan mineral kritis, mengingat potensi komoditas seperti nikel dan bauksit Indonesia serta litium di Chile dan niobium di Brasil.
Bagikan
Berita terkait
Dolar AS Masih Betah di Level Rp 17.700
Detik.com · 18 September 2026 pukul 09.21
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.462, Rupiah Melemah ke Rp 17.742 per Dolar AS
kumparan · 17 September 2026 pukul 17.34
IHSG Hari Ini Berakhir Menghijau ke 6.462, Transaksi Dagang Cetak Rp13,8 Triliun
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 16.57
BNPP RI Perkuat Kemitraan dengan Negara Tetangga, Bahas Perdagangan hingga Budaya
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 16.55