Indonesia dan Australia Perkuat Kemitraan Strategis Lewat Pertemuan 2+2 di Melbourne
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menandatangani Treaty on Common Security di Jakarta pada Februari 2026, menjadi dasar pertemuan 2+2 Foreign and Defence Ministers’ Meeting di Melbourne pada 26 Agustus 2026. Pertemuan ini membahas perkembangan ratifikasi Defence Cooperation Agreement (DCA) 2024, penyelesaian Implementing Arrangement, serta rencana pengembangan infrastruktur di Morotai. Kedua negara sepakat memperkuat Maritime Domain Awareness melalui patroli terkoordinasi dan mengembangkan kerja sama pertahanan tanpa membentuk aliansi baru. Latihan militer bersama Keris Woomera 2026 menjadi agenda utama meningkatkan interoperabilitas TNI dan ANA.
Bagikan
Berita terkait
Hadiri Pertemuan 2+2, Menhan: IndonesiaAustralia Perkuat Pertahanan dan Keamanan
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 12.35
Iran Puji China karena Berani Melawan Ancaman Sanksi AS
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.42
Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Tindaklanjut Konkret Pertemuan 2+2 Indonesia dan Australia
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 06.40
Menlu-Menhan RI-Australia Bahas Ketahanan Kawasan di Pertemuan 2+2
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 00.40