Indonesia Menatap Bencana: Mengapa Kita Selalu Gagap Menghadapi Alam?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia berada di Cincin Api Pasifik, menempati pertemuan tiga lempeng tektonik, sehingga sering mengalami bencana alam seperti banjir, gempa, dan erupsi. Pola yang terjadi adalah masyarakat selalu bereaksi pasca-bencana namun kurang fokus pada mitigasi dan pencegahan. Masalah utama adalah tata ruang yang mengabaikan risiko alam, literasi bencana rendah, serta infrastruktur peringatan dini yang tidak terawat. Negara seperti Jepang menunjukkan bahwa korban jiwa dapat diminimalkan melalui pendidikan mitigasi, regulasi bangunan ketat, dan teknologi peringatan dini. Indonesia perlu bergeser dari budaya reaktif menuju preventif dengan mengedukasi masyarakat, melibatkan ahli geologi dalam perencanaan kota, serta meningkatkan anggaran untuk infrastruktur pencegahan.
Bagikan
Berita terkait
Puan Dukung Pemerintah Tambah Angaran Mitigasi Bencana: Harus Bermanfaat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.28
Tito Minta Purbaya Cairkan Rp793 M untuk Pemulihan Banjir Sumatra
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.09
Pemulihan Kelistrikan Flores Berlangsung Cepat di Tengah Gempa
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.43
Bencana Alam NTT: AHY Tegaskan Evakuasi dan Buka Akses Jalan jadi Prioritas Utama!
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 15.15