Indonesia tidak Semata-mata Kekurangan Guru, Tetapi Penempatannya tidak Sesuai Kebutuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan bahwa masalah utama pendidikan di Indonesia bukan sekadar kekurangan jumlah guru, melainkan ketimpangan distribusi dan tata kelola rekrutmen yang tidak sesuai kebutuhan riil daerah. Akibatnya, terjadi paradoks di mana beberapa wilayah memiliki tenaga pendidik berlebih, sementara daerah lain, seperti Batam yang kekurangan 500 guru dan wilayah Sulawesi Tenggara, masih kesulitan mendapatkan guru produktif.
Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kebijakan pemerintah yang lebih presisi dalam menghitung formasi dan penempatan guru, bukan sekadar mengandalkan anggaran. DPR RI mendorong peran aktif perguruan tinggi seperti UPI untuk memberikan masukan akademik dalam penyusunan regulasi sistem pendidikan nasional agar distribusi tenaga pendidik lebih tepat sasaran dan merata di seluruh Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 15.00
Distribusi Guru Belum Merata, Wakil Ketua DPR sebut Ekosistem Pendidikan Perlu Diperkuat
Berita terkait
Buwas: Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Buat Daftar TNI-Polri Tanpa Tes
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 08.07
Rekrutmen Taruna-Taruni Poltekimipas 2026 Segera Dibuka!
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.21
Puan Soroti 8 Masalah yang Menjadi Perhatian Rakyat
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.52
Senayan Minta Tidak Hanya Guru PNS, PPPK, dan P3K PW yang Dialihkan jadi ASN Pusat
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 04.49