Ingin Buktikan Bukan Lagi Proksi Iran, Houthi Ingin Memperjuangkan Kepentingan Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi kini menunjukkan otonomi lebih tinggi, bukan sekadar perpanjangan proksi Iran. Analyst Lorenzo Kamel menyatakan Houthi memanfaatkan kekacauan regional untuk memperkuat kedaulatan domestik dan memaksa Arab Saudi memberi konsesi. Intervensi militer Saudi yang sering kali gagal akibat kebijakan kriminal di lapangan. Houthi membuka front baru di dekat Selat Bab al-Mandeb, menandakan perubahan strategis dalam konflik Yaman yang berlangsung sejak 2022.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 15.10
Arab Saudi Akan Bertindak Tegas Usai Serangan Houthi
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.45
Iran Perkuat Posisi Tawar Global lewat Kendali Houthi di Selat Bab al-Mandab
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.37
Houthi Dituduh Targetkan Mekkah, Arab Saudi Tegaskan Garis Merah
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.14
Houthi Sebut Saudi Sebarkan Informasi Palsu terkait Keamanan Mekah
Berita terkait
Dilema Arab Saudi Hadapi Houthi: Opsi Terbatas dengan Risiko Perang Besar
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.00
Siapa Houthi Yaman dan Mengapa Berperang Melawan Arab Saudi?
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.34
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 12 September 2026 pukul 19.54
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31