Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Ini Alasan Bali Akhirnya Pilih Bangun Trem Baterai

Pemprov Bali memilih membangun trem listrik bertenaga baterai untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga Canggu, Kabupaten Badung. Trase pertama sepanjang 12 km dirancang dengan dua lintasan dan lebar sekitar tiga meter, menggunakan teknologi baterai sehingga tidak memerlukan kabel listrik di sepanjang jalur. Trem ini diproyeksikan mengangkut 15-20 ribu penumpang per jalan, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dan jeda keberangkatan 10 menit, mampu mengakomodasi sekitar 40 persen mobilitas di koridor tersebut.

Kawasan Bandara-Canggu digolongkan sebagai area dengan mobilitas tinggi, dengan sekitar 150 ribu orang dan 80 ribu kendaraan melewati per hari. Trem diharapkan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan meningkatkan konektivitas antarkawasan, sekaligupun mendukung mobilitas wisatawan.

Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa pengembangan trem harus memperhatikan karakteristik Bali, termasuk keindahan lingkungan, kehidupan masyarakat, serta keberadaan hotel, akomodasi, dan objek pariwisata di sepanjang trase. Proyek ini merupakan tindak lanjut usulan Kementerian PPN/Bappenas dan Pemprov Bali. Targetnya, groundbreaking dilakukan pada Maret 2027, trase pertama beroperasi pada 2028, dan seluruh jalur hingga Canggu selesai pada 2029.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait