Ini Penjelasan Dokter Kenapa Suasana Hati Langsung Auto-Happy Setelah BAB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para dokter spesialis gastroenterologi menjelaskan bahwa sensasi lega dan bahagia setelah buang air besar (BAB) bukanlah sekadar perasaan subjektif, melainkan reaksi neurologis dan fisiologis yang nyata. Dr. David D. Clarke menyatakan bahwa proses BAB merangsang saraf vagus, saraf kranial terpanjang yang menghubungkan otak dengan sistem pencernaan. Stimulasi saraf vagus ini menyebabkan penurunan detak jantung dan tekanan darah secara alami, menciptakan rasa relaksasi mendalam yang disebut medis sebagai 'poo-phoria'. Selain itu, mekanisme biologis lain juga berkontribusi pada sensasi melegakan ini, termasuk pembuangan limbah yang efisien dan stimulasi saraf lainnya yang terlibat dalam proses pencernaan. Dokter juga menekankan bahwa BAB ideal seharusnya berlangsung tanpa rasa sakit. Jika seseorang mengalami nyeri persisten, pendarahan, atau perubahan pola BAB yang drastis, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis. Para ahli merekomendasikan langkah-langkah kesehatan untuk mencegah sembelit dan iritasi usus, seperti konsumsi serat yang cukup, minum air yang cukup, dan kebiasaan hidup sehat lainnya. Artikel ini juga menyinggung berbagai topik terkait kesehatan dan ilmu pengetahuan, termasuk kaitan hormon estrogen dan perubahan emosi perempuan, modifikasi senyawa psilosin untuk mengobati depresi, korelasi hormon dalam air liur anjing dengan temperamennya, hingga pengaruh makanan terhadap mood secara alami.
Bagikan
Berita terkait
Fadli Zon Setor Usulan Nama Penerima Tanda Jasa ke Prabowo
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 22.41
Rosan & Trenggono Menghadap Prabowo di Hambalang, Lapor soal Kampung Nelayan
kumparan · 1 September 2026 pukul 22.40
Bobby Siapkan Fasilitas untuk Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung: Warga yang Utama
kumparan · 1 September 2026 pukul 22.40
Mengenal Deep Space Network NASA, Jembatan Komunikasi Bumi dengan Pesawat Antariksa
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.40