Ini Penyebab Kabupaten Bandung Dapat Jatah Sekolah Rakyat Lebih Banyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Staf Kepresidenasi (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjelaskan penyebab Kabupaten Bandung mendapat alokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) lebih banyak dibanding daerah lain. Menurutnya, penentuan lokasi didasarkan pada data kemiskinan ekstrem agar program benar-benar menyasar masyarakat yang dibutuhkan.
Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat ditetapkan berdasarkan pemetaan tingkat kemiskinan ekstrem yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Data dikumpulkan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. "Pertimbangannya dilihat dari tingkat kemiskinan. Titik-titik itu hasil laporan kepala desa, kecamatan, hingga kabupaten yang menentukan," katanya saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Soreang, Kabupaten Bandung.
Dudung menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat harus tepat sasaran untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan menekan angka kemiskinan. Program ini merupakan instruksi langsung presiden sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dan menekan angka putus sekolah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.51
Temui Wamensos, 4 Bupati Siap Bangun Sekolah Rakyat Permanen
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.45
Wamensos Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo-Polewali Mandar
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 21.40
Dudung: Koordinasi lintas sektor kunci penyelesaian program prioritas
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 20.19
KSP pastikan kesiapan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi Bandung
Berita terkait
Wamensos Minta Pemkab Buol Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat
Detik.com · 22 September 2026 pukul 11.50
Wamensos Minta Pemkab Buol Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat Permanen
kumparan · 22 September 2026 pukul 09.44
44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin Dapat Akses Pendidikan Sekolah Rakyat
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.49
44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin Dapat Akses Pendidikan Gratis Sekolah Rakyat
kumparan · 18 September 2026 pukul 21.14