Ini Permintaan Khusus Pengusaha ke Menteri Perindustrian Baru Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menunjuk M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian pengganti Agus Gumiwang Kartasasmita dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026. Menteri baru ini mendapatkan sejumlah permintaan khusus dari dunia usaha untuk memperkuat industri nasional.
Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, menyampaikan beberapa agenda prioritas kepada Menperin baru. Di antaranya penguatan daya saing industri manufaktur melalui kepastian bahan baku dan energi dengan harga kompetitif, perbaikan logistik, pembiayaan yang kompetitif, kepastian regulasi, dan perlindungan pasar domestik dari impor ilegal.
Erwin juga meminta perbaikan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar benar-benya mendorong pendalaman struktur industri dan investasi, bukan hanya menjadi persyaratan administratif. Selain itu, ia menekankan pentingnya memberikan perhatian khusus pada industri padat karya seperti tekstil, alas kaki, furnitur, makanan dan minuman yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Ukuran keberhasilan kebijakan industri menurutnya harus dinilai dari dampaknya pada investasi, produktivitas industri, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja.
Bagikan
Berita terkait
Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Nasional Jadi Bagian Utama Industrialisasi
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.20
26 Proyek Hilirisasi Strategis Sedang Digarap Pemerintah, Nilainya Rp225 Triliun
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 19.07
Astra Siapkan Dividen Rp3,89 Triliun, Investor Kebagian Rp98 per Saham
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 18.34
ISF 2026 Digelar di Jakarta, 200 Pembicara Bahas Ekonomi Rendah Karbon
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.30