InJourney beri stimulus tekan harga tiket pesawat periode tertentu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan stimulus untuk menekan harga tiket pesawat pada periode tertentu, termasuk diskon hingga 50 persen atau bahkan pembebasan biaya pendaratan (landing fee). Menurut Direktur Utama Mohammad Rizal Pahlevi, stimulus ini diberikan pada periode seperti Natal, Tahun Baru, liburan sekolah, Ramadan, dan Idul Fitri, sekaligus untuk tarif Passenger Service Charge (PSC). Selain itu, InJourney juga memberikan dukungan khusus bagi maskapai pada rute baru melalui penggunaan kantor dan fasilitas yang disesuaikan.
Pada periode tersebut, InJourney berupaya meningkatkan trafik penerbangan dan aksesibilitas masyarakat dengan harga tiket yang lebih kompetitif. Namun, Rizal mengakui bahwa geopolitik dan kenaikan harga avtur (bahan bakar pesawat) berdampak signifikan pada aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang.
Berdasarkan laporan operasional 2025, tercatat penurunan pergerakan pesawat sebesar 0,2 persen (dari 1,193 juta pada 2024 ke 1,190 juta pada 2025), dan penurunan penumpang sebesar 1 persen (dari 160 juta pada 2024 ke 158 juta pada 2025). Di sisi lain, volume kargo mengalami peningkatan 1 persen, dari 1,518 juta ton pada 2024 menjadi 1,534 juta ton pada 2025, yang dijelaskan sebagai strategi maskapai untuk mengoptimalkan pendapatan ketika beban penumpang rendah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 20.15
InJourney Airports Beri Diskon Landing Fee
Berita terkait
Purbaya Bakal Periksa Pajak InJourney Habis-habisan Buntut Biaya Logistik
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.21
Berburu Promo Liburan di ATF 2026, Hotel hingga Pengalaman MotoGP Ditawarkan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 01.27
Wisman Habiskan Rp23 Juta Liburan di RI, Ini Strategi InJourney dan GIAA
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.32
Garuda Indonesia Siapkan 170.845 Tiket Gratis Buat Wisatawan Asing
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 23.53